Perhatikan 6 Indikasi Mobil Bekas Bermasalah

Inspeksi mobil
Inspeksi Mobil Bekas oleh Tim Otospector
Mobil bekas memiliki komponen yang tidak berfungsi seperti mobil baru memang wajar saja. Rentang pemakaian yang bertahun-tahun menyebabkan mobil mengalami penurunan kinerja. Sebelum tertarik membeli mobil bekas, sebaiknya Anda mengajak teman yang ahli untuk cek mobil bekas lebih dulu. Jangan sampai Anda abai terhadap indikasi mobil bekas yang bermasalah berikut ini. 

1. Lakukan test drive untuk mengetahui kondisi rem 

Test drive akan membantu Anda mengetahui bagaimana kondisi rem mobil. Jika rem mobil terasa dalam saat Anda injak, maka kemungkinan master rem telah rusak. Perlu penggantian master rem dengan mengganti seal atau dinding silinder master agar rem bisa berfungsi normal kembali. 

2. Rem terasa lebih keras

Selain rem terasa dalam, indikasi mobil bekas mengalami masalah adalah rem terasa lebih keras. Pedal rem yang terasa keras disebabkan oleh booster rem yang mengalami kerusakan. Jika tidak segera ditangani, kemungkinan rem mobil blong bisa saja terjadi. Berbahaya, bukan? 

3. Indikator ABS yang menyala 

Inspeksi mobil bekas akan membantu Anda mengetahui indikasi kerusakan mobil bekas yang bisa mengurangi harga. Jika ABS mengalami masalah, maka risiko sistem rem yang mencegah roda terkunci saat pengereman mendadak tidak berfungsi optimal. 

4. Rem bergetar

Indikasi lain yang harus Anda perhatikan adalah rem terasa bergetar pada kecepatan 80-90 km/jam. Piringan cakram sudah menipis atau bergelombang bisa menyebabkan rem bergetar  dan harus diganti secepatnya. 

5. Rem tidak pakem 

Anda memang harus melakukan tes berkendara agar bisa mengetahui bagaimana fungsi rem mobil. Saat melaju di jalanan lurus dengan kecepatan sedang, Anda bisa mencoba pengereman agar tahu kondisi rem pakem atau tidak. Penyebab rem tidak pakem karena kerusakan pada master rem atau kampas yang mulai menipis. 

6. Rem mulai terdengar berdecit 

Jika rem mobil yang Anda coba terdengar berdecit, maka ada indikasi kerusakan yang disebabkan oleh piringan cakram bergelombang. Selain itu, kampas dan cakram mungkin mengalami penipisan sehingga permukaan lebih halus. 

Sebaiknya Anda benar-benar memperhatikan ketebalan cakram rem dalam batas aman atau tidak. Jika memang perlu pembubutan atau penggantian, Anda bisa melakukan negosiasi harga dengan penjual. Jangan sampai Anda membeli mobil bekas dengan harga tinggi, namun tetap mengeluarkan dana untuk perbaikan ulang.

Kini Anda mendapatkan gambaran cara mengecek indikasi mobil yang bermasalah dari masalah pengereman saja. Selalu lakukan test drive agar Anda bisa mengetahui lebih detail termasuk menguji kenyamanan berkendara. Pengujian dibutuhkan agar Anda bisa mendapatkan analisa yang tepat. Memang dibutuhkan kepercayaan tinggi agar Anda bisa melakukan tes berkendara saat membeli mobil bekas perseorangan.

Ajak orang yang ahli dalam melakukan inspeksi mobil agar proses pengecekan komponen bisa berjalan lancar. Tim Otospector memiliki wawasan dan pengalaman tidak diragukan dalam menganalisa kerusakan mobil bekas. Yuk, perhatikan kondisi mobil bekas yang Anda incar agar tidak menyesal kemudian hari!

0 komentar:

Posting Komentar