Ingin Gadai Cepat BPKB Mobil? Hindari 5 Kesalahan Ini!

Ingin Gadai Cepat BPKB Mobil? Hindari 5 Kesalahan Ini!

Barang-barang berharga yang Anda miliki seperti diantaranya adalah sertifikat rumah, tanah ataupun juga BPKB kendaraan bisa dijadikan sebagai jaminan untuk mendapatkan pinjaman. Baik itu produk kredit multiguna maupun dengan digadaikan. Gadai cepat BPKB mobil belakangan ini memang menjadi produk yang paling dilirik oleh masyarakat yang memiliki kebutuhan keuangan secara mendesak atau darurat. Bukan tanpa alasan tentunya, melainkan karena prosesnya cepat dan tidak banyak syaratnya.
 
Hanya saja sebagaimana yang diketahui bahwa produk keuangan semacam ini memiliki resiko yang cukup tinggi. Jika seandainya tidak bisa membayar hutang gadai tersebut sampai lunas, maka bisa saja barang yang digadaikan akan amblas disita oleh lembaga pembiayaan tersebut. Dengan konsekuensi atau resikonya yang cukup besar tersebut, maka hendaknya Anda tidak boleh sembarangan dalam memilih, melainkan harus selektif dalam menjatuhkan pilihan sehingga tidak akan menyesal.
 
Tak sedikit orang yang merasakan kondisi tersebut, dimana memang barang yang digadaikan disita oleh lembaga pembiayaan. Karena tak sanggup melunasi hutang, bunga yang dibebankan tinggi belum lagi ditambah dengan dendanya. Berikut ini diantaranya beberapa kesalahan yang harus Anda hindari ketika ingin menggadaikan BPKB kendaraan, yaitu:
  1. Asal dalam memilih lembaga gadai, berbicara mengenai lembaga pembiayaan atau gadai ini memang ada banyak sekali, mulai dari bank sampai dengan non bank. Hanya saja tidak semuanya menjamin kepercayaan. Untuk itulah tidak boleh asal dalam memilih. Apalagi sekarang ini ada begitu banyak diantara lembaga gadai ilegal di Indonesia. Salah menjatuhkan pilihan justru akan membuat Anda terjebak. Cek terlebih dahulu apakah lembaga keuangan tersebut sudah terdaftar dan diawasi OJK ataukah belum.
  2. Tidak jeli dalam mengecek bunga dan biaya tambahan yang dibenarkan, faktanya bukan hanya nilai suku bunga, melainkan masih ada biaya lain yang akan dibebankan oleh debitur yang menggadaikan barang mereka tersebut. Jika tidak jeli dalam melihat besarnya beban tanggungan ini otomatis Anda sendiri yang akan menyesal, karena ternyata bunga tinggi, belum lagi ditambah dengan beban biaya yang lainnya.
  3. Serakah dalam mengambil pinjaman, pada dasarnya lembaga gadai tersebut akan menafsir terlebih dahulu berapa kisaran harga barang gadai tersebut. Jika memang besar maka plafon pinjaman yang diberikan juga tinggi. Meskipun lembaga tersebut menawarkan Plafon pinjaman yang tinggi, namun jangan serakah mengambil semuanya, karena berdampak pada beban yang harus Anda bayarkan kedepannya.
  4. Tidak mempertimbangkan syarat dan ketentuan yang berlaku, asal memilih lembaga pembiayaan karena memang menawarkan pinjaman secara cepat. Tidak melihat syarat dan ketentuan apa sajakah yang berlaku. Hal ini dampaknya bisa sangat serius, karena bisa jadi syarat dan ketentuan yang diberikan tersebut memberatkan debitur.
  5. Tidak mempertimbangkan bagaimana melunasi hutang tersebut, artinya tidak melihat dari segi pemasukan keuangan. Apakah memiliki sumber penghasilan yang cukup untuk membayar cicilan hutang tersebut ataukah tidak. Karena tanpa pemasukan yang cukup pastinya beresiko tinggi. Anda tidak akan mampu untuk melunasi hutang dan barang gadai akan disita oleh lembaga pembiayaan.
Gadai cepat BPKB mobil ini bukan satu-satunya alternatif pinjaman yang bisa Anda pilih. Melainkan masih banyak produk keuangan lain dari bank maupun non bank. Misalnya adalah Kredit Tanpa Agunan, selain bank, maka yang mengeluarkannya adalah fintech atau lembaga keuangan online. Transaksi bisa dilakukan secara lebih mudah berbasis perangkat teknologi.

0 komentar:

Posting Komentar