Syarat dan Hal yang Harus Diketahui Supaya Kredit KTA Anda Tidak Ditolak

Syarat dan Hal yang Harus Diketahui Supaya Kredit KTA Anda Tidak Ditolak

Kredit KTA merupakan pinjaman tanpa agunan dengan kelebihan lebih praktis. Hal ini akan menunjukkan bahwa pihak bank percaya pada nasabah dalam mengelola dana pinjaman dan dapat membayar setiap tagihan yang dibebankan. Penggunaan kredit ini juga lebih fleksibel baik itu sebagai modal untuk usaha dan juga sebagai kegunaan untuk rumah tangga maupun liburan. Namun untuk keperluan pembelian barang pribadi sebaiknya dipertimbangkan karena akan tidak sebanding dengan pembayaran yang dibayar.
 
Sebagai peminjam maka perlu memperhatikan syarat supaya proses pengajuan lancar diantaranya:
  • Syarat usia, minimal 18 tahun dan maksimal 55 tahun atau 60 tahun saat pinjaman berakhir.
  • Syarat minimal penghasilan, rata-rata memasang persyaratan pengajuan kredit tanpa agunan dengan minimal penghasilan 3 juta rupiah per bulan dan dibedakan antara calon debitur berstatus karyawan dengan wiraswasta atau profesional dan diterapkan berdasarkan daerah.
  • Syarat kelengkapan dokumen identitas, seperti KTP atau paspor dan beberapa penyedia pinjaman mensyaratkan kepemilikan NPWP bila pengajuan kredit melampaui batas plafon pinjaman tertentu.
Selain itu, syarat dokumen penghasilan sebagai tanda bukti penghasilan untuk mengukur kondisi keuangan dan syarat kepemilikan kartu kredit biasanya mengharuskan kepemilikan kartu kredit minimal setahun dengan limit tertentu. Data reputasi kartu kredit sebagai salah satu bahan analisis resiko kredit si calon peminjam. Jika reputasi kartu kredit bagus dan tidak pernah terlambat membayar maka bank akan lebih mudah menyetujui pengajuan kredit dan produk pinjaman uang cicilan per bulan tidak mewajibkan kepemilikan kartu kredit.
 
Berikut adalah beberapa hal yang harus diketahui supaya pengajuan kredit KTA tidak ditolak diantaranya:
  • Memiliki ID historis yang buruk, mengenai informasi track record kredit dari pemohon yang dimulai dari pinjaman dan pembiayaan dengan kondisi lancar maupun bermasalah, serta penampilan informasi mengenai historis pembayaran yang dilakukan selama 24 bulan terakhir. Jika memiliki catatan yang buruk biasanya nasabah beresiko buruk dan tidak disetujui. Semua data dapat diproses dari lembaga keuangan resmi anggota Biro Informasi Kredit.
  • Memiliki terlalu banyak pinjaman, bank biasanya memiliki batasan berbeda-beda untuk menentukan maksimal banyaknya pinjaman yang dimiliki nasabah, batasannya adalah 60% dari gaji bersih, jika pinjaman dibutuhkan maka sebaiknya pertimbangkan mengambil pinjaman jangka waktu lebih lama untuk mengurangi jumlah tagihan yang dibayarkan setiap bulan.
  • Gaji terlalu rendah untuk persyaratan bank, beberapa bank menetapkan batas internal untuk berapa banyak orang yang meminjam berdasarkan tingkat gaji, jika sebagian besar gaji berasal dari komisi penjualan maka pemohon memiliki masalah untuk mendapatkan kredit tanpa agunan.
Selain itu, jika pemohon tidak memiliki riwayat pinjaman atau kredit dapat tidak disetujui karena bank dapat menilai kemampuan dan pengalaman pemohon menjadi debitur yang baik. Rekam jejak terbukti bagaimana pembayarannya tepat waktu menunjukkan bank bagaimana komitmen pemohon dan menjunjung tinggi kedisiplinan. Beberapa bank mengabaikan dengan menawarkan kredit tanpa agunan dengan tenor lebih kecil tetapi bunganya lebih tinggi, dan dapat mencoba mengajukan lebih dari satu bank tetapi berhati-hati untuk ruang keluar aplikasi pemohon.
 
Sebagai peminjam kredit KTA dapat mempelajari istilah seperti biaya asuransi, biaya keterlambatan, biaya lain, biaya materai, biaya pembayaran awal dan biaya provisi. Non Payroll dimana gaji peminjam tidak dibayarkan melalui bank tempat meminjam. Beberapa istilah ini perlu diketahui sehingga peminjam dapat mengetahui suku bunga pinjaman setiap tahun. Saat melakukan peminjaman kredit sebaiknya memperhatikan kebutuhan dan jumlah nominal yang akan dibayarkan dari awal hingga lunas dari peminjaman kredit.