Berencana Pasang Kawat Gigi? Cek Dulu 5 Faktanya Berikut Ini!


Memasang kawat gigi atau behel kini bukan hanya dilakukan sebagai prosedur kesehatan. Tak sedikit orang yang datang ke dental clinic Jakarta untuk pasang behel demi tujuan estetik. Meski sekilas aman, tindakan ini memerlukan harus ditangani dentist profesional.

Untuk alasan apa pun, Anda yang hendak menggunakan kawat gigi perlu mengetahui beberapa fakta berikut ini:

  • Kawat gigi punya banyak jenis

Dari teknik pemasangan, kawat gigi dibagi menjadi dua jenis, yakni permanen dan lepas-pasang. Jenis permanen disusun dari serangkaian bracket yang ditempelkan pada gigi memakai lem khusus dan dihubungkan dengan kawat. Sementara jenis lepas-pasang terbuat dari lempeng plastik yang dipasang di rahang atas atau bawah menggunakan clear aligner. Ada juga kawat gigi fungsional, sepasang behel plastik atas-bawah yang berhubungan.

  • Bisa dipakai oleh anak hingga orang dewasa

Banyak yang menganggap kawat gigi hanya ditujukan untuk anak-anak dan remaja. Hal tersebut disebabkan susunan gigi pada kelompok usia tersebut masih berantakan dan dapat dirapikan dengan behel. Namun, faktanya kawat gigi bisa digunakan orang-orang dari kelompok usia dewasa apabila dibutuhkan. Hanya saja gusi dan gigi Anda harus dalam keadaan sehat dan kuat agar dapat menopang tekanan dari behel.

  • Rata-rata pemakaian kawat gigi selama dua tahun

Sebagian besar orang menggunakan kawat gigi selama dua tahun, tetapi bisa kurang atau lebih sesuai kondisi gigi dan gusi. Meski cukup lama, metode ini lebih aman dan terjangkau dibandingkan terapi gigi yang lebih cepat. Berbeda dari pemasangan behel, pada terapi gigi ada tindakan operasi kecil yang dilakukan pada rahang. Durasi terapinya memang lebih singkat, yakni enam bulan, tetapi proses penyembuhannya kurang nyaman.

  • Nyeri setelah pasang kawat gigi adalah hal wajar

Tak perlu mencemaskan rasa sakit yang muncul saat atau setelah pasang kawat gigi. Keluhan tersebut masih normal, sebab rahang, gusi, dan gigi Anda sedang membiasakan diri dengan ‘benda asing’ tadi. Selain itu, dentist akan memberikan obat pereda nyeri yang membantu Anda mengatasi keluhan. Di sisi lain, Anda juga harus sabar dalam hitungan minggu sampai merasa nyaman dan bisa melakukan kegiatan sehari-hari.

  • Tetap gunakan layanan dari dentist yang sama

Ada beberapa alasan yang mendorong seseorang ganti dentist selama memakai kawat gigi. Selain durasi yang cukup lama, pindah rumah atau tempat kerja pun mendorong mereka untuk mencari dentist baru. Sayangnya, tindakan ini bakal mengeluarkan biaya lebih banyak. Anda harus membuat kontrak baru dan mengulang terapi dari awal. Namun, ada juga dokter yang bersedia meneruskan terapi. Jadi, pertimbangkan baik-baik saat Anda pilih dentist.

Posting Komentar

0 Komentar